Perancangan Tempat Sampah Pemilah Otomatis Berbasis Arduino Uno dan Sensor Proximity

Penulis

  • Novi Ken Sydney Universitas Negeri Jakarta
  • Isdawantyo Pratama Kusuma Delmi Universitas Negeri Jakarta
  • Muhammad Qotrunnada Mursyidan Universitas Negeri Jakarta

Kata Kunci:

Sampah, Pemilahan, Arduino

Abstrak

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengumumkan bahwa total produksi sampah di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 67,8 juta ton. Artinya, sebanyak 270 juta orang menghasilkan sekitar 185.753 ton sampah setiap harinya. Salah satu penyebab penimbunan sampah ini adalah pengelolaan sampah yang kurang efektif. Setiap sampah di berbagai tempat seharusnya menjalani proses pengolahan sebelum diangkut ke TPA, salah satunya adalah proses pemilahan. Meskipun sudah tersedia tempat sampah yang memiliki wadah berbeda sesuai jenisnya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada wadah yang sesuai menjadikan metode ini tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem berupa prototipe tempat sampah yang dapat mengklasifikasikan sampah logam dan non-logam, di mana sampah non-logam akan diklasifikasikan lagi menjadi organik dan anorganik. Tempat sampah ini memiliki tiga ruang untuk sampah logam, non-logam organik, dan non-logam anorganik serta satu pintu masuk untuk membuang sampah. Tutup tempat sampah pintar ini akan terbuka dan tertutup secara otomatis dengan mendeteksi keberadaan manusia pada jarak 10 cm. Penelitian ini menghasilkan output berupa pergerakan lengan pemilah yang akan bergerak ke kanan apabila hasil klasifikasinya adalah logam dan ke kiri menuju penyaringan organik dan anorganik, dengan gerakan ke kiri untuk sampah anorganik dan gerakan ke kanan untuk sampah organik.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Artikel