Fitoremediasi Sebagai Solusi Efektif Menurunkan Kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada Air Limbah Domestik: Scoping Review (2018-2023)
Kata Kunci:
Biological Oxygen Demand (BOD), Fitoremediasi, Air Limbah DomestikAbstrak
Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, produksi air limbah domestik juga mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu indikator utama pencemaran dalam air limbah domestik adalah Biological Oxygen Demand (BOD). Diperlukan solusi yang efektif untuk menurunkan kadar BOD, salah satunya melalui penerapan metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode fitoremediasi dalam mengurangi kadar BOD pada air limbah domestik dengan pendekatan teknologi modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Scoping Review, dengan pencarian artikel melalui database Google Scholar, Science Direct, PubMed, dan ProQuest, menggunakan kerangka kerja Arksey dan O'Malley. Dari 1329 artikel awal, sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria kelayakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode fitoremediasi mampu menurunkan kadar BOD pada air limbah domestik, dengan penurunan tertinggi sebesar 97,1% menggunakan tanaman Nelumbo nucifera selama 30 hari perlakuan. Keefektifan fitoremediasi ini bergantung pada jenis tanaman yang digunakan serta durasi waktu tinggalnya dalam air limbah. Penerapan teknologi fitoremediasi menunjukkan bahwa semakin tinggi toleransi tanaman terhadap bahan organik dan semakin lama waktu tinggalnya, semakin banyak ion yang dapat diserap sehingga kadar BOD menurun secara signifikan. Teknologi ini menawarkan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk pengelolaan air limbah domestik, membantu mengurangi pencemaran air, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 CASTLE Proceedings

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

