Pengaruh Konsentrasi Polivinilpirolidon (PVP) terhadap Kualitas dan Kuantitas Isolasi DNA Eukariot dan Prokariot
Kata Kunci:
Eukariot, Isolasi DNA, Polivinilpirolidon, ProkariotAbstrak
Isolasi DNA merupakan tahap penting dalam aplikasi biologi molekuler, termasuk diagnostik dan penelitian genetik. Polivinilpirolidon (PVP) diketahui sebagai agen penstabil dalam berbagai proses kimia dan biologi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi PVP 1% dan 2% terhadap kualitas dan kuantitas isolasi DNA sel eukariot dan prokariot. Metode penelitian yang digunakan adalah CTAB dengan konsentrasi PVP (1%, dan 2%) diuji untuk menentukan kondisi optimal. Proses isolasi DNA melibatkan lisis sel, pemurnian, dan pengendapan DNA. Kualitas DNA diamati dengan elektroforesis dan spektrofotometri untuk mengukur konsentrasi dan kemurnian DNA sebagai kuantitas DNA. Eukariot yang digunakan berupa tanaman Ananas comosus var. Toboali dan cendawan Trichoderma sp. Sedangkan prokariot berupa bakteri Escherichia coli (E. coli). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan PVP meningkatkan kuantitas DNA yang diisolasi tanpa mengurangi kualitasnya. PVP 2% memberikan hasil dengan kemunculan pita pada isolasi DNA eukariot. PVP 1% memberikan kualitas yang sangat baik pada prokariot dengan kemunculan pita tegas. Oleh karena itu, penggunaan konsentrasi PVP yang tepat dapat meingkatkan efisiensi dan efektivitas isolasi DNA dari sel eukariot dan prokariot.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 CASTLE Proceedings

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

