Menggali Strategi Penanganan Keluarga: Analisis Kesehatan Mental Orang Tua Dalam Keluarga Disfungsional dan Cara Mereka Menghadapinya
Kata Kunci:
Kesehatan Mental, Kesehatan Mental Orang Tua, Keluarga DisfungsionalAbstrak
Dewasa ini, isu kesehatan mental tengah banyak diperbincangkan di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Isu ini sangat melekat pada generasi Z yang cenderung lebih fokus pada keseimbangan kerja-hidup. Kabar baiknya, literasi masyarakat terhadap kesehatan mental kian meningkat. Namun, tak dapat dipungkiri sebagian masyarakat masih menutup mata terhadap isu tersebut, terutama di kalangan generasi milenial. Mereka cukup sensitif terhadap isu tersebut karena mereka hidup di zaman yang lebih sering mencari stabilitas karier, sehingga tidak ada waktu untuk memikirkan kesehatan mental. Hal tersebut mengakibatkan perbedaan harapan antara 2 generasi, dimana kedua generasi tersebut hidup dalam satu keluarga di satu masa. Perbedaan harapan antara kedua generasi tersebut dapat menciptakan keluarga yang tidak sesuai dengan fungsinya atau disebut keluarga disfungsional. Peristiwa ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Bagaimanapun keadaan keluarga merupakan tanggung jawab semua anggota keluarga, namun pemegang kendali utama adalah orang tua dalam keluarga. Oleh sebab itu, peneliti akan menggali lebih dalam mengenai kesehatan mental pada orang tua dalam keluarga disfungsional dan strategi mereka dalam menghadapinya. Dengan demikian, upaya penanganan dapat dilakukan dengan strategi yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Berdasarkan hasil dan pembahasan, tingkat stress responden berada di tingkat sedang mendekati berat, 94,5% responden berada dalam keluarga disfungsional dan strategi penanganan rata-rata 82,6% adaptif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa orang tua dalam keluarga disfungsional memiliki tingkat stres yang cukup tinggi yang berarti terdapat gejala gangguan mental pada dirinya. Meski demikian, mereka mampu adaptif menanganinya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 CASTLE Proceedings

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

