Penerapan FMEA dan Kaizen untuk Meningkatkan Kualitas Produk Air Minum Kemasan Cup
Kata Kunci:
Kualitas, FMEA, KaizenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk air minum kemasan cup melalui penerapan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan pendekatan Kaizen. Industri air minum kemasan sering menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk akibat berbagai potensi kegagalan dalam proses produksi. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini
menggunakan metode FMEA untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan yang dapat mempengaruhi kualitas produk. Setelah mengidentifikasi kegagalan, pendekatan Kaizen diterapkan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan pada proses produksi. Penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan air minum kemasan terkemuka di Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan staf produksi, dan analisis dokumen produksi. Hasil dari analisis FMEA menunjukkan beberapa titik kritis dalam proses produksi yang memiliki risiko tinggi terhadap kegagalan. Berdasarkan hasil tersebut, tim peneliti bersama dengan manajemen perusahaan merancang dan mengimplementasikan langkah-langkah perbaikan menggunakan prinsip-prinsip Kaizen. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi FMEA dan Kaizen efektif dalam meningkatkan kualitas produk air minum kemasan cup. Penerapan kedua metode ini tidak hanya membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah kualitas, tetapi juga mendorong budaya perbaikan berkelanjutan dalam perusahaan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi industri serupa untuk mengadopsi pendekatan ini guna meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 CASTLE Proceedings

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

